Hampa
Hampa Bangun ketika dibangunkan oleh ketukan pintu kamar dimana alarm tidak lagi kudengarkan Bergegas mandi dan merapihkan diri, Mengenakan pakaian seragam yang disepakati oleh tim kantor Menuju si hitam yang sudah dipanaskan mesinya oleh pria matang sang kepala keluarga di rumah Melaju santai menuju kantor Menikmati sarapan dan memoles wajah Bekerja hingga waktunya pulang Namun daftar itu tidak pernah selesai hingga waktunya pulang Seakan memberikan tanda untuk lekas kembali ketika matahari bersinar di Timur kembali Sampai di rumah, menyapa sang pujaan - pujaan hati di rumah yang sudah menyalak ketika si hitam merapat ke teras Menyantap sajian yang ada atau bahkan membeli jajan di luar atau hanya sekedar keliling ruangan sebelum kemudian Hilang dalam hiburan maya di tangan Sampai akhirnya menutup mata untuk sekedar beristirahat sampai pintu putih itu terketuk kembali Hampa Apa kurang rasa bersyukur dalam diri kepada Nya Hampa di mana sang terang di mana sang kete...