Hampa

Hampa

Bangun ketika dibangunkan oleh ketukan pintu kamar dimana alarm tidak lagi kudengarkan
Bergegas mandi dan merapihkan diri,
Mengenakan pakaian seragam yang disepakati oleh tim kantor
Menuju si hitam yang sudah dipanaskan mesinya oleh pria matang sang kepala keluarga di rumah
Melaju santai menuju kantor
Menikmati sarapan dan memoles wajah
Bekerja hingga waktunya pulang
Namun daftar itu tidak pernah selesai hingga waktunya pulang
Seakan memberikan tanda untuk lekas kembali ketika matahari bersinar di Timur kembali
Sampai di rumah, menyapa sang pujaan - pujaan hati di rumah yang sudah menyalak ketika si hitam merapat ke teras
Menyantap sajian yang ada atau bahkan membeli jajan di luar
atau hanya sekedar keliling ruangan sebelum kemudian
Hilang dalam hiburan maya di tangan
Sampai akhirnya menutup mata untuk sekedar beristirahat sampai pintu putih itu terketuk kembali

Hampa
Apa kurang rasa bersyukur dalam diri kepada Nya

Hampa
di mana sang terang
di mana sang ketenangan
di mana rasa itu berada

Hampa tanpa rasa
seperti Bubur Ayam Hampa, kata seorang pria tampan di Riau sana









Comments

Popular posts from this blog

Mengurus perpanjangan sim A

Press Release Di Balik Cerita - Semud

Mengurus Tilang Sim A