Mengurus perpanjangan sim A
Jakarta, 9 Januari 2017
Langkah 3, setelah diisi formulir bawa ke loket ini untuk kemudian masuk ke ruang foto di sebelahnya
Saya mengurus perpanjangan sim A hari senin, sehari sebelum kadaluarsa.
Tadinya saya sempat browsing blog orang-orang dan katanya hari Minggu ada yang buka di Gerai SIM Taman Palem tapi pas Minggu kemarin tanggal 8 Januari tutup entah kenapa. Pas nanya sekuriti katanya memang biasa buka. Apes 1!
Jadilah senin pagi jam 7.30 sudah di kantor polisi Samsat Kemayoran antri di loket pendaftaran karena semua buka jam 8.00. Lokasinya dari jl. Benyamin sueb ke arah apartemen mediterania, ambil jalur lambat. Lalu setelah apartemen (jangan belok di apartemen) lewatin dulu baru belok kiri. Nah di situ sudah ada petunjuk nya.
Uda tinggal lurus dikit lalu ada di kiri jalan.
Pintu masuk harus belok kiri dulu.
Uda antri jadi orang ke 5 lalu ada 2 polisi bilang ga usa antri, duduk aja. Hello pak, kasih tahu dounk tata caranya ngapain dulu dan kasih nomor antrian, cuma lewat aja trus bilang duduk aja lah nanti antrinya bagaimana? Saya mau ngomong sebenarnya ke pak polisi, pak ini bener antri disini atau bagaimana? Tapi yang ada polisi uda lewat, orang" ada yang mengikuti duduk jadi antriannya pun berubah.
Lalu makin banyak orang yang datang dan dari arah loket "Pendaftaran Online" yang dimana sebelumnya saya sudah cari tahu di internet sebelumnya namun website yang diarahkan perihal pendaftaran online ga bisa dibuka! Arrggghh...
anyway.... di sebelah loket pendaftaran online itu ada loket yang uda buka. Ternyata loket "pengambilan formulir dan pembayaran"
Dari polisi di situ baru lah diketahui harus ke dokter yang adanya di belakang sebelah foto copy....
ya ampun mana lah kami tahu dan akhirnya antrian berubah riuh dan tentu saja orang" yg antrinya belakang jadi antrian depan. Apes 2.
Saya pun kesal dan sedikit melampiaskan ke dokter yang jaga karena juga di ruang dokternya ga dikasih nomor antrian atau apapun itu... nunggu aja ampe nanti dipanggil dokter masuk per 3 orang.
Komentarlah saya karena melihat mereka masih muda jadi saya bisa bicara "mba, pake nomor antrian dounk" dan dibalas "uda gede kan harusnya ngerti" hahahaha respon yang entah saya harus bagaimana kalau saja mbanya (maaf tidak terlihat dokternya jadi saya panggil mba saja) bisa lihat keadaan di luar.
Anyway, diperiksa dokter nya cepet bagai kilat, sepertinya hanya sebuah formalitas saja jadi testnya sekenanya. Tinggi saya 169 jadi 166. Selesai test nanti dapat formulir warna pink yang di steples dengan 1 lembar copy KTP dan SIM yang kita kasih saat itu ke mereka dan bayar Rp. 25.000,- di mereka juga.
Dari dokter menuju loket pengambilan formulir dan kasir yang letaknya di sampingnya loket pendaftaran online. Serahkan form pink tersebut disertai SIM asli dan bayar Rp. 80.000 untu SIM A.
Isi formulir, duduk aja santai tapi secepatnya ya isi hehehe dan kemudian ke loket yang ada tulisan "Loket Pendaftaran". Serahkan form dan kemudian ke arah ruang foto yang tepat di sebelahnya.
Tunggu antrian foto, mereka ada kaca juga dan sisir tp biasanya uda pada rapih sih karena tahu mau di foto sama diambil stempel (elektronik) jari tangan.
Uda selesai foto keluar ruangan ke loket yang ada di sebelahnya dan tunggu aja sampe dipanggil untuk langsung dapat SIM baru. Nunggunya jangan jauh" karena bapaknya ga pake mic.
Sebenarnya memang cepat pelayanannya saat ini untuk memperpanjang SIM hanya 30 menit totalnya sesuai papan info disana. Namun karena ga tahu langkah - langkahnya yah agak mengesalkan di awalnya.
Tips:
1. Datang pagi saja sebelum jam 08.00
2. Bawa KTP & SIM serta foto kopi 1 lembar KTP & SIM (sediakan 2 lembar hanya untuk jaga")
3. Bawa pen hitam untuk isi formulir. Ga ada peminjaman pen
4. Pastikan anda tidak melewati masa kadaluarsa kartu. Terakhir peraturannya perpanjangan SIM adalah sebulan sblm masa kadaluarsa. Begitu lewat ya sudah harus bikin ke Daan Mogot.
Biaya perpanjangan SIM
1. Cek kesehatan = Rp. 25.000
2. SIM A = Rp. 80.000
3. SIM C = Rp. 75.000
Itu saja, ga ada yang lain. Simple asal memang mengikuti aturan.
Langkah 1, antri di cek kesehatan (yang ada spanduk biru itu)
Langkah 2, bawa formulir dari cek kesehatan ke loket pengambilan formulir dan bayar disini
Langkah 3, setelah diisi formulir bawa ke loket ini untuk kemudian masuk ke ruang foto di sebelahnyaLangkah 4 = foto
Langkah 5 = ambil sim barunya
Comments
Post a Comment