Posts

Hampa

Hampa Bangun ketika dibangunkan oleh ketukan pintu kamar dimana alarm tidak lagi kudengarkan Bergegas mandi dan merapihkan diri, Mengenakan pakaian seragam yang disepakati oleh tim kantor Menuju si hitam yang sudah dipanaskan mesinya oleh pria matang sang kepala keluarga di rumah Melaju santai menuju kantor Menikmati sarapan dan memoles wajah Bekerja hingga waktunya pulang Namun daftar itu tidak pernah selesai hingga waktunya pulang Seakan memberikan tanda untuk lekas kembali ketika matahari bersinar di Timur kembali Sampai di rumah, menyapa sang pujaan - pujaan hati di rumah yang sudah menyalak ketika si hitam merapat ke teras Menyantap sajian yang ada atau bahkan membeli jajan di luar atau hanya sekedar keliling ruangan sebelum kemudian Hilang dalam hiburan maya di tangan Sampai akhirnya menutup mata untuk sekedar beristirahat sampai pintu putih itu terketuk kembali Hampa Apa kurang rasa bersyukur dalam diri kepada Nya Hampa di mana sang terang di mana sang kete...

Mengurus perpanjangan sim A

Image
Jakarta, 9 Januari 2017 Saya mengurus perpanjangan sim A hari senin, sehari sebelum kadaluarsa.  Tadinya saya sempat browsing blog orang-orang dan katanya hari Minggu ada yang buka di Gerai SIM Taman Palem tapi pas Minggu kemarin tanggal 8 Januari tutup entah kenapa. Pas nanya sekuriti katanya memang biasa buka. Apes 1!  Jadilah senin pagi jam 7.30 sudah di kantor polisi Samsat Kemayoran antri di loket pendaftaran karena semua buka jam 8.00. Lokasinya dari jl. Benyamin sueb ke arah apartemen mediterania, ambil jalur lambat. Lalu setelah apartemen (jangan belok di apartemen) lewatin dulu baru belok kiri. Nah di situ sudah ada petunjuk nya.  Uda tinggal lurus dikit lalu ada di kiri jalan.  Pintu masuk harus belok kiri dulu.  Uda antri jadi orang ke 5 lalu ada 2 polisi bilang ga usa antri, duduk aja. Hello pak, kasih tahu dounk tata caranya ngapain dulu dan kasih nomor antrian, cuma lewat aja trus bilang duduk aja lah nanti antrinya bagaimana? Saya mau ngomong sebe...

Pedagang Asongan Bak Buah Simalakama

Jakarta, 16 November 2016. Pedagang asongan masih banyak sekali dijumpai di jalanan ibu kota tercinta ini. Mungkin sudah jarang sekali orang menulis atau menggunakan kata Asongan, yang pasti saya sendiri baru kepikiran ketika memulai menulis blog ini. Siapakah mereka?  Apakah mereka penduduk asli Jakarta atau pendatang?  Apakah mereka mendapat untung dari berjualan di jalanan?  Berapa sih untungnya?  Berapa lama mereka berjualan?  Apakah benar mereka bisa berjualan ragam barang sesuai jam - jam tertentu?  Entahlah semua itu hanya pertanyaan di kepala saya yang tidak saya ketahui jawabannya secara pasti karena tidak pernah mencari tahu dan berbicara dengan mereka secara langsung.  Namun secara analisa di beberapa ruas jalan yang saya lewati setiap hari di jam pergi dan pulang, sepertinya mereka tidak berdagang beda", hanya fokus ke dagangan yang sudah dipilih, katakan jualan rokok dan permen ya hanya jualan itu dan jamnya pun di jam tertentu itu misalny...

Mengurus Tilang Sim A

Image
Jumat, 14 Oktober 2016 Pertama kalinya menginjakkan kaki di Pengadilan Negeri Jakarta tepatnya Jakarta Pusat. Pasti kebanyakan orang punya pendapat instant "Tilang ya?" Iya betul, tilang. Ini adalah proses tilang pertama secara "resmi" yang pernah saya ikuti.  Selama 14 tahunan menyetir, saya ditilang sebanyak 4x, 3x bayar di tempat alias kasih uang ke Pak Polisi (saya tidak bangga namun saya mengerti sekarang betapa hemat dan cepatnya dengan cara ini) dan 1x yang mendapat surat slip warna merah yang artinya ikut sidang di Pengadilan Negeri. Bisa dikatakan nama saya sudah tercatat untuk tindak kriminal ringan #eeaaaa yang tidak saya banggakan juga. Menurut saya, tindakan pelanggaran saya sepele dan sebenarnya masih hak warga negara untuk bisa jalan dan memasuki jalur jalan raya utama namun karena ada peraturan daerah yang mengatas namakan Ganjil Genap makalah saya menyalahi aturan yang telah ditetapkan. Ya benar saya salah lihat tanggal dan masuk jalur ganjil ge...